Human Relations, Needs, and MicroEconomics

Law of Supply The law of supply says that, all other things remaining equal, as the price of a good increases (decreases), the quantity of that good supplied will increase (decrease).

Law of Demand The law of demand states that, all other things remaining equal, as the price of a good increases (decreases), the quantity of that good demanded will decrease (increase).

Kutipan diatas bermaksud sedikit mengingatkan anda yang mungkin agak sulit mengingat bagaimana mikroekonomi melihat pola pergerakan pasar dengan asumsi variabel lainnya ditiadakan (cateris paribus).

Anda mungkin bertanya, mengapa pada tulisan ini saya harus mengingatkan anda kembali sedikit tentang mikroekonomi. Saya ingin sekedar mengelaborasi bagaimana kebutuhan atau need manusia terhadap kehadiran pasangan, terutama dalam konteks laki – laki dan perempuan yang dapat dijelaskan melalui mikroekonomi.

Berkaca dari fenomena novel Fifty Shades of Grey karya E.L James, yang sempat menjadi buku terlaris di seluruh dunia, ternyata di Amerika Serikat terdapat 80% dari pembeli buku ini adalah perempuan, sedangkan di Inggris sendiri 70% pembeli buku ini adalah perempuan. Secara singkat buku ini menceritakan tentang kisah Anastasia Steele, seorang mahasiswi yang jatuh cinta kepada seorang pengusaha muda CEO Grey Entreprises, Christian Grey. Grey yang tidak mampu jatuh cinta berusaha memanfaatkan Anna yang terpesona dengan penggambaran sosok Grey yang karismatik, cool dan sensual. Seiring perjalanan, Grey menawarkan sebuah kontrak kepada Anna untuk mengikatnya pada hubungan seksual semata, tanpa terlibat secara emosional. Pada kenyataannya, hubungan seksual yang dimaksud Grey dalam kontraknya adalah permainan BDSM yang lekat dengan unsur hubungan dominan – submisif serta kekerasan.

Bagi saya, apa yang digambarkan dalam novel tersebut bukanlah sesuatu yang mudah untuk ditemukan sehari – hari. Pola hubungan yang terjadi antara kedua tokoh utamanya dapat saya katakan sebagai sesuatu yang tabu bagi kebanyakan pasangan dalam masyarakat kita, baik yang sudah menikah ataupun yang belum menikah.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan tersendiri bagi saya, berdasarkan pemahaman saya tentang buku tersebut, akankah buku ini menimbulkan suatu trend baru dimana perempuan, terutama yang telah membaca buku ini dan mengidolakan sosok Christian Grey atau mendambakan hubungan percintaan seperti yang dialami Christian Grey & Anastasia Steele, dalam proses memilih pasangan lebih cenderung mendambakan apa yang digambarkan dalam novel tersebut.

Lalu, apa yang akan terjadi ketika semakin banyak perempuan yang mengidolakan Christian Grey  dan pola hubungannya? Akankah secara langsung atau tidak langsung para laki – laki merubah perilaku dan pola hubungan mereka dengan pasangan atau calon pasangan mereka menjadi seperti apa yang diidamkan para perempuan?

Melalui perspektif mikroekonomi, saya memandang fenomena pencarian pasangan sebagai fenomena “tawar menawar” antara laki – laki dan perempuan menuju “kesepakatan harga” yang dipengaruhi oleh tingkat penawaran, permintaan, dan selera pasar. Pada kasus populernya buku Fifty Shades of Grey yang mempengaruhi “selera pasar” laki – laki dan perempuan dalam mencari pasangan, seharusnya terjadi pula perubahan penawaran dan permintaan demi menjaga kestabilan harga.

Saya menyimpulkan bahwa jika “permintaan” terhadap laki – laki dan pola hubungan seperti yang digambarkan dalam Fifty Shades of Grey meningkat seiring dengan perubahan selera pasar (Perempuan), maka dari itu, jika ingin tetap menjaga kestabilan “harga”, para laki – laki haruslah menaikkan penawarannya dengan mengikuti kenaikan permintaan yang dipengaruhi perubahan selera pasar tersebut. Begitu pula sebaliknya. Yang dimaksud dari menaikkan penawaran adalah menaikan kualitas diri sendiri, bukan hanya dari segi fisik saja.

Entah dari mana saya mendapatkan kesimpulan seperti ini, terlepas analogi saya benar atau hanya sekedar silogisme menyesatkan, bagi saya sebuah topik menarik untuk sekedar dipikirkan sendiri atau dibahas dengan santai.

So, are u willing to give up who you are in order to obtain what you need, my fellow men?🙂

References:

http://www.investopedia.com/exam-guide/cfa-level-1/microeconomics/supply-demand.asp#ixzz2Jlovz7z1

http://www.lidderdale.com/econ/104/ch3Lect.html

http://www.telegraph.co.uk/culture/books/booknews/9459779/50-Shades-of-Grey-is-best-selling-book-of-all-time.html

http://www.mediabistro.com/galleycat/20-30-of-fifty-shades-of-grey-readers-are-men_b61597

Tentang Penulis: Penulis bernama Harris Kristanto, mahasiswa Kriminologi 2010. Jika anda ingin berdiskusi lebih lanjut mengenai tulisan beliau, anda dapat menghubunginya melalui twitternya di sini


22 thoughts on “Human Relations, Needs, and MicroEconomics

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s