Eksklusif: Wawancara Ketua MAPALA UI tentang Tragedi Sukhoi

Kecelakaan yang terjadi pada pesawat SUKHOI SJ 100, 9 Mei 2012 lalu masih menyisakan banyak cerita bagi bangsa ini. Banyak pro dan kontra mengenai uji coba kedua pesaawat ini, dan banyak juga keluarga korban yang memikirkan keadaan para korban yang mayatnya sulit untuk dievakuasi. Kecelakaan terjadi di Gunung Salak, menurut berita (okezone.com) kecelakaan terjadi ketika pesawat menurunkan ketinggian menjadi 6000 kaki. Proses evakuasi yang sangat sulit, membuat Isma, Kriminologi 2007 sebagai ketua MAPALA UI dan beberapa anggotanya tergerak untuk terjun langsung ke lapangan.

Isma, Ketua MAPALA UI

Ditemui di FISIP UI tanggal 15 Mei 2012, Isma menceritakan pengalamannya dan MAPALA UI selama di Gunung Salak. Menurut penuturan Isma setiap terjadi kecelakaan seperti ini, Mapala UI biasanya memulai pengumpulan data awal, mulai dari lokasi kejadian dan apa saja yang mereka bisa bantu ketika mereka berada di sana sebagai tim SAR. Setelah data dirasa sudah cukup dan akurat, maka mereka pun akan langsung mempersiapkan diri untuk berangkat. “Biasanya kita dapat info data-data akurat dari BASARNAS, Taman Nasional, dan Mapala dari universitas-universitas lainnya” Ujar Isma.

Dalam pembentukan tim SAR mereka, tim MAPALA UI tentu tidak main-main, Isma mengatakan pembentukan tim harus melihat SAR apa yang dibutuhkan di lokasi kejadian, entah itu SAR Laut, darat maupun pegunungan. Setelah mengetahui SAR apa yang diperlukan, maka MAPALA UI langsung menyiapkan tim yang sangat berkompeten di bidang tersebut. Tim yang diturunkan oleh MAPALA UI keg Gunung Salak sudah berjumlah 5 tim sampai pada 14 Mei 2012. Kelima tim tersebut tentu tidak diturunkan secara bersama-sama, metode yang digunakan oleh MAPALA UI adalah rolling team, dimana setiap tim akan bergantian pergi ke lokasi kejadian untuk membantu. Metode ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan waktu para anggota MAPALA UI mengingat mereka juga harus kuliah.

Isma juga sudah cukup senang dengan pencapaian yang dibuat oleh MAPALA UI. “Walaupun sedikit kalo dilihat dari kuantitas, tetapi MAPALA UI memberikan kualitas SAR yang sangat baik, MAPALA UI berhasil membuka jalur yang dirasakan oleh tim-tim SAR disana sangat mempermudah proses evakuasi, dan kebetulan jalur tersebut memang pertama kali ditemukan oleh kita” ujar Isma. Kemiringan gunung yang mencapai 80 derajat terbukti tidak membuat MAPALA UI gentar. Isma menuturkan bahwa mereka datang ke Gunung Salak murni karena misi kemanusiaan, mereka tergerak untuk memberikan kontribusi yang nyata untuk hal ini. Ketika ditanyai mengenai foto-foto korban SUKHOI yang beredar di internet, yang katanya di-upload oleh MAPALA UI, Isma pun memberikan klarifikasi. “Oh ia ini sekalian klarifikasi aja ya, gua berani jamin bahwa foto-foto itu bukan MAPALA UI yang upload. Foto-foto itu juga bukan foto korban kecelakaan SUKHOI tapi kecelakaan pesawat lain. Semua foto yang kita dapat di tempat kejadian kita berikan langsung pada BASARNAS dan sekali lagi gue klarifikasi bahwa foto-foto itu bukan dari MAPALA UI” ujarnya yang mengakhiri wawancara tim WPC siang 15 Mei silam. Salut sama Isma dan rekan-rekannya, tetap semangat ya teman-teman, yowman. (Tua/Luthfi)


One thought on “Eksklusif: Wawancara Ketua MAPALA UI tentang Tragedi Sukhoi

  1. mantep nih! apalagi statement di paragraf terakhir. itu menunjukkan adanya agenda setting dr media. untungnya ada klarifikasi dr isma. bagus lagi kalo ada kajian ttg peristiwa sukhoi ini nih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s