Fenomena Geng Motor

Pada bulan April 2012 ini, banyak pemberitaan di media massa tentang aksi kriminalitas yang dilakukan oleh sekelompok geng motor di wilayah DKI Jakarta. Geng motor tersebut melakukan kejahatan berupa perampokan, penyerangan yang mengakibatkan kerusakan dan juga korban luka bahkan ada yang meninggal. Pemberitaan di media massa cenderung memberi label bahwa geng motor identik dengan aksi kriminalitas. Padahal tidak semua geng motor tidak melakukan aksi kriminalitas.
Dengan pemberitaan media massa yang demikian, masyarakat juga perlu mengetahui apa itu geng. Mendengar sebutan geng motor, tentu kita akan ingat dengan geng motor di Kota Bandung. Geng motor yang bernama Brigez. Menurut sumber dari internet, Brigez berdiri di salah satu SMA negeri di kota Bandung pada tahun 1980. Sepak terjang Brigez juga telah diketahui oleh semua masyarakat Bandung. Memang banyak pemberitaan yang mengatakan bahwa anggota-anggota Brigez telah melakukan aksi kriminalitas yang juga meresahkan masyarakat Kota Bandung. Namun jika kita melihat website Brigez yaitu http://www.brigezindonesia.com berisikan semua kegiatan positif yang dilakukan oleh Brigez. Selain itu, dalam website tersebut juga berisi peraturan kelompok ini. Namun di satu sisi, banyak sekali pemberitaan dari media bahwa para anggota dari kelompok ini melakukan aksi kriminalitas.
Dalam kriminogi, tindakan-tindakan kriminalitas yang dilakukan oleh anggota-anggota geng tersebut adalah suatu cara untuk memperoleh status di kalangan sesama anggota geng, agar apa yang dilakukan memperoleh pujian dari teman-teman sesama anggota geng (Cohen dalam Mustofa : hlm 123). Informasi yang diambil dari sumber di internet mengatakan bahwa kegiatan aksi kriminalitas yang dilakukan oleh geng motor merupakan salah satu cara untuk mendapat pengakuan dari sesama anggota geng motor, maupun dari geng motor yang lainnya. Namun aksi itu dapat menyebabkan keresahan di masyarakat.
Dengan semakin majunya jaman, kata geng tidak dikenal dengan istilah yang berkonotasi negatif. Selain itu banyak kalangan elit kelas atas yang sekarang juga menjadi bagian dari anggota geng motor, bahkan menjadi pimpinan dari geng motor.
Aksi Reaktif
Dengan adanya aksi kriminalitas yang dilakukan oleh anggota-anggota geng motor, POLRI yang bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut melakukan aksi razia terkait dengan geng motor tersebut. Aksi razia ini membuat kita ingat pula dengan aksi reaktif POLRI terkait dengan premanisme di Jakarta. Aksi razia yang tidak efektif dan terkesan hasilnya pun nihil.
Untuk menanggulangi aksi kriminalitas dari kelompok-kelompok tertentu aparat keamanan perlu mengetahui latar belakang dari kelompok-kelompok yang melakukan aksi kejahatan. Bukan dengan melakukan aksi yang terkesan reaktif sehingga hasilnya juga memuaskan.

________________________________

Tentang Penulis

Andreas Meiki Sulistiyanto

Biasa disapa Meiki atau Andre atau Item. Orang ini mudah dikenali melalui ciri-ciri fisiknya: jarang melepas kacamata warna hitam dari wajahnya serta memiliki kulit hitam walaupun dia berasal dari keturunan Suku Jawa asli. Maka dari itu ia sangat menentang politik Apartheid. Mahasiswa Kriminologi FISIP UI angkatan 2011 ini selain aktif di Himpunan Mahasiswa Kriminologi (HIMAKRIM) FISIP UI, bagian divisi Buletin WPC, dia juga aktif di kegiatan jurnalistik fakultas yang dikenal dengan FISIPERS (Pers Mahasiswa Sosial Politik Universitas Indonesia). Gemar mendengarkan lagu-lagu Iwan Fals yang dianggapnya sebagai suara jiwa para rakyat kecil Indonesia. Rokok adalah bahan bakar utama disaat otaknya sudah mengalami kebuntuan. Saat ini sedang berusaha membangun sebuah blog untuk dirinya sendiri.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s